Aku dan sebatang Ganja


Aku dan sebatang ganjaku, biarkan aku tertawa sendiri, biarkan aku berdialog sendiri dan biarkan aku bahagia dengan kegilaanku.

Silahkan jika ingin menghakimi atau bahkan memaki, terserah. Tapi jangan lupa aku orang gila! Maklumi jika ucapanmu tidak dapat merubah apapun dalam hidupku.

Hei Tuhan, bolehkan orang gila bersyukur ?
Aku kagum padamu tuhanku yang maha keren, aku kagum padamu tuhanku yang maha cinta, aku kagum padamu tuhanku yang maha maha maha,... segalanya.

Terimakasih tuhan, aku bahagia, ini di luar nalarku. Yah kaupun tahu orang gila sepertiku takan mengerti skenariomu, aku hanya bisa menjalani dan mensyukuri apa yang kau berikan padaku saat ini, termasuk perasaan ini.

Aku bahagia dan bersyukur, terimakaaih kau telah buat aku jatuh hati padanya dan terimakasih kau tidak mempersatukan kita. Ahhhhh tuhan sungguh tak bisa ku bayangkan apa yang akan terjadi jika kau persatukan aku dengan dia. Akankah aku bahagia dengan rindu yang membeku ini ?

0 komentar:

Blogger Template by Clairvo